Pentingnya berprasangka baik
![]() |
| paibinawarga.blogspot.com |
Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Quran: “Hai orang-orang yang beriman, hindarilah banyak prasangka karena sebagian prasangka dosa.” (Surah al-Hujuraat; 49:13).
Berbicara tentang mereka yang berprasangka buruk terhadap yang lain, Hadhrat Mushlih Mau’ud ra bersabda bahwa Allah Ta’ala telah menjadikan diri beliau sebagai Khalifah dan telah memelihara beliau dalam karunia dan pertolongan-Nya. Hanya mereka yang fanatik buta saja yang akan mengingkari bahwa Allah Ta’ala telah selalu menurunkan pertolongan-Nya dari langit bagi diri beliau.
Hadhrat Masih Mau’ud as bersabda: “Segala hal akan menjadi buruk (rusak) ketika manusia mulai membuat praduga yang salah dan menimbulkan keraguan di dalam hati. Berpikiran positif atau positive thinking bisa membuat manusia bergerak maju ke depan. Adalah sulit untuk mencapai suatu tujuan jika ia tersandung pada tahapan yang pertama. Berpikiran buruk kepada yang lain merupakan ancaman yang mengerikan dan hal tersebut menghalangi manusia dari berbagai kebajikan. Begitu banyaknya dan bertambahnya prasangka buruk sehingga manusia mulai berpikiran buruk terhadap Allah Ta’ala.
“Kita tidak tahu apa yang tersembunyi di kedalaman hati manusia dan adalah dosa untuk membuat praduga berkenaan dengan itu. Menganggap sesuatu itu buruk berarti ia lebih buruk daripadanya… Tidaklah hal yang baik dan tidak terpuji untuk tergesa-gesa berprasangka buruk terhadap yang lain. Membayangkan bahwa seseorang tahu apa yang ada di dalam hati seseorang yang lain merupakan perkara yang sangat serius dan berbahaya; dan hal ini telah menyebabkan kehancuran banyak bangsa karena mereka berprasangka buruk terhadap para Nabiullah dan ahli bait (keluarga) mereka/para Nabi itu, hal ini lebih lanjut membuat manusia bersangka jahat kepada Allah Ta’ala.
Baca selengkapnya disini


Comments
Post a Comment