Nabi Isa Ibnu Maryam Sudah Wafat


Nabi Isa as Sudah Wafat Adalah Tajdid

Keyakinan Nabi Isa as masih hidup di langit dengan jasadnya, sebenarnya mengotori keindahan wajah Islam. Keyakinan itu telah diterima oleh sebagian besar kaum muslimin sebelum zaman Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as, meski pada saat itu ada Ulama yang berkeyakinan bahwa Nabi Isa as sudah wafat, namun Ulama yang berpendapat demikian tidak mampu menerangi hati kaum muslimin untuk merubah paradigma mereka, bagaikan bintang yang tertutup awan.

Hazrat Mirza Ghulam Ahmad as pendiri Jamaah Islam Ahmadiyah telah mendakwahkan bahwa Nabi Isa as, penerima Kitab Injil itu, sungguh telah wafat. Dakwah ini merupakan salah satu contoh tajdid (pembaruan) Pemahaman agama kaum muslimin saat itu. Sebab mereka umumnya masih berkeyakinan bahwa Nabi Isa as masih hidup di langit. Ajaran dogmatis demikian hanya berdasarkan penafsiran yang keliru terhadap ayat Al-Quran dan hadist. Maka tidak aneh jika pendapat demikian ini bertentangan dengan ayat-ayat Al-Quran sebagai dalil yang qath’i, yang antara lain menyatakan bahwa manusia itu hidup hanya di bumi (bukan di langit) dan di sana pula mereka memperoleh penghidupan.

Allah swt berfirman:

“Dan sungguh Kami telah menempatkan kamu (manusia) di bumi dan kami jadikan beraneka sumber penghidupan bagimu di sana pula.” (Al-A’raf, 7: 11)

Bukankah Nabi Isa as itu manusia juga? Dan ia memerlukan makan dan minum sebagaimana para Nabi yang lain? (QS 21: 8-10)


Baca selengkapnya disini

Comments

Popular Post